|
[ TdEJ 2007 Home ] | [ RouteMap ] | [ Hasil Lomba ] | [ Gallery ] |
|
Saling Memuji dan Saling Mengintai Indonesia-Cycling.com Kedatangan tim-tim peserta Tour de East Java (TdEJ) 4-8 Juli 2007 telah tiba sejak tanggal 30 Juni lalu. Sejauh ini belum ada tim yang menyataan perang mengawali TdEJ yang menempuh jarak total 613,8 km itu. Tiga dari empat tim yang sudah tiba dan mengawali latihan, Azad University, CSC Marcello, dan Giant Asia Racing Team telah mengawali latihan perdana, Senin (2/7). Sedangkan satu tim lainnya, Greenfield Fresh Milk (GFM) belum memulai latihan karena baru satu pembalap yang tiba, Pieter Braekeveldt. Dari empat tim asing yang sudah singgah di Mojokerto menyatakan takjub dengan kekuatan lawan masing-masing. Giant dan CSC Marcello sama-sama memuji kekuatan dan sama-sama mengintai calon lawan yang akan dihadapi. Seperti yang disampaikan Manajer Giant ART Yu Ming Liau yang menyatakan setuju bila CSC merupakan lawan terberat. “Saya melihat kekuatan CSC cukup bagus, karena mereka memiliki pemegang medali perunggu pada World B di Afrika Selatan,” terangnya. Ditemui di Hotel Slamet Mojokerto, kemarin pagi dia juga menilai Skil Shimano dan Azad University. Kecuali CSC, hampir semua tim diakui telah dijumpai di beberapa race. Selain menilai tim, Ming Liau juga menyebut beberapa pembalap yang layak diwaspadai. Seperti Wong Kam Po (Hong Kong Pro), Mehdi Sorabi dan Abas Saeditanha (Azad University), dan dua pembalap asal Skil Shimano masamichi yamamoto dan Yosiyuki Abe. Demikian juga dengan pembalap lokal Tonton Susanto masih dianggap cukup kuat. Demikian juga dengan Azad University yang datang untuk kedua kalinya di Indonesia. “Tahun lalu kami hanya melakukan pemanasan dan tahun ini saya berharap bisa menghasilkan yang terbaik,” kata pembalap Azad University Amir Zargari. Dia setuju bila Giant merupakan tim yang paling kuat dan patut diwaspadai. Sejauh ini Giant merupakan penghuni papan atas klasemen Asia dengan menempatkan dua pembalapnya, Ghader Mizbani dan Hossein Askari di posisi teratas klasemen individu. Amir juga menyatakan bila CSC layak diperhitungkan. Manajer CSC Chris Willems Snr menanggapi dingin pernyataan tim-tim besar yang menilai pasukannya cukup kuat. “Apapun bisa terjadi, karena Giant merupakan sala hsatu tim terkuat di Asia,” terangnya. Jeremy Martens, salah satu pembalapnya juga menganggap Giant pernah dijumpai dalam Le Tour de Langkawi tiga tahun silam dan cukup teruji. “Saya pernah berjumpa Giant dan Tonton Susanto di Malaysia. Mereka cukup kuat di medan tanjakan,” terang Jeremy yang saat itu masih membela timnas Afrika Selatan. CSC juga memuji GFM yang diperkuat pembalap Jerman, Sorem Petersen.[] |
|
|
|
[ TdEJ 2007 Home ] | [ RouteMap ] | [ Hasil Lomba ] | [ Gallery ] |
|
Design
by RosganiSoft |