Panitia penyelenggara Tour de East Java 2008 telah menjaring
tujuh peserta asing. Di bulan Desember ini satu panpel menjaring satu peserta
asing lagi setelah mengirim konfirmasi awal bulan ini.
Seoul City menjadi peserta kedelapan yang menyatakan keinginannya menjadi peserta TdEJ.
Diwakili Dewan Olahraga Seoul, Eun Kyun Hong mengirim imel tentang rencana
mereka pada TdEJ yang digelar 2-6 April.
"Seoul City
mengirim konfirmasi keikutsertaannya tanggal 3 Desember, dan meminta segera
mendapat jawaban. Dalam waktu dekat segera kami kirim kepastiannya,"
terang Direktur Harry Enterprise, Harijanto Tjondrokusumo selaku panpel. Dia
memastikan satu tempat untuk Seoul City
yang sudah berpartisipasi dalam dua edisi sejak even ini digelar tahun 2005.
Padahal selama pelaksanaan TdEJ Juli 2007 silam, Seoul
City belum bisa memastikan ikut
tahun 2008. Masalahnya sejumlah pembalap memersiapkan diri menjelang Olimpiade
2008 di Beijing, China.
Seperti disampaikan salah satu sprinterny, Park Sung Baek yang berencana absen
pada edisi tahun depan. Namun kabar ini dibantah Harijanto seiring datangnya
imel awal Desember ini.
"Siapa bilang mereka absen? Ini buktinya mereka
memastikan diri tampil. Justru dengan persiapan Olimpiade, mereka bakal
memerbanyak pertandingan," cetusnya. Harijanto menambahkan bila pernyataan
Sung Baek itu dimaksudkan pada pembalap timnas saja. Memang kekuatan timnas Korea
rata-rata dari Seoul City.
apalagi Seoul City
mendapat sokongan penuh dari Dewan Olahraga Seoul (semacam KOI).
Kepastian keikutsertaan Seoul City di TdEJ tahun depan, tak
lepas dari statusnya telah terdaftar di UCI. Mulai tahun 2008 Seoul
City sudah menjadi Continental
Team, layaknya Polygon Sweet Nice Indonesia. Seperti yang disampaikan Eun Kyung
melalui imel, yang menyebut timnya sudah terdaftar di UCI tahun depan.
Dengan demikian, TdEJ tahun 2008 telah menjaring delapan
tim. Sebelumnya panpel sudah mendapat Jajo Sport (Swiss), Bridgestone Anchor,
Matrix, dan Timnas Jepang (keempatnya dari Jepang), dan Skil Shimano (Belanda).
Skil Shimano merupakan satu-satunya tm dari divisi II Eropa dengan mayoritas
pembalapnya dari Jepang. Sebetulnya masih ada dua tim Continental dari Jerman.
Namun Harijanto belum berani mengumumkan karena masih menunggu kepastian.
"Mereka sudah mengirim pernyataan, namun sebatas
meminta informasi penyelenggaraan. Mereka akan mengirim kabar secepatnya,"
tandas pengusaha makanan. (***)