Team Balap Sepeda Indonesia 5 Emas 2 Perak 4 Perunggu

   

IndonesiaCycling.com
14 Desember 2007
Nakhon Ratchasima,Thailand

Balap Sepeda meskipun tidak mencapai target yang ditetapkan oleh KONI pusat, tetapi mencatat sejarah besar dalam dunia Balap Sepeda Indonesia.

Dengan raihan 5 medali emas 2 perak dan 4 perunggu membuat peraihan medali secara umum di cabang olah raga balap sepeda di Sea Games ini menempati runner up setelah Thailand dengan raihan sama 5 medali emas dan hanya berbeda dalam peraihan di perak 9 perak.

Tetapi kepuasan prestasi terdapat dalam diri atlit, pelatih dan team manager, Denny Gumulya yang menggangap prestasi balap sepeda tahun ini di Sea Games sangat Luar Biasa.

Uyun dengan peraihan 3 medali emas pada nomor 200m Sprint, 500m ITT dan Team Sprint bersama Santia adalah atlit peraih medali terbanyak di kontingen Indonesia.

Satu emas lainnya dipersembahkan oleh  Santia di nomor point race yang sempat menghasilkan kontroversi yang sangat mengherankan dan kita anggap satu perampokan medali emas oleh Thailand.Santia dianggap kesalahan dalam memasuki garis finish karena terjatuh, padahal Santia terjatuh setelah melewati garis finish dan juga melewati pembalap Thailand.

Team Manager dan Official Indonesia melakukan protes keras, dan akhirnya diterima setelah melihat foto finish di garis akhir sprint anatar Santia dan pembalap Thailand.Medali Emas akhirnya di dapatkan kembali.

Di akhir lomba balap sepeda, nomor Road Race, Ryan Ariehaan, melakukan solo finish di kota Pakchong untuk menutup manis perolehan medali emas Balap Sepeda Indonesia meningalkan 4 orang lawannya yang melakukan break away pada km 20km menjelang finish.

Setelah melakukan kerjasama yang sangat baik satu Team, Tonton Susanto, Agung Ali Sahbana dan Endra Wijaya melakukan kerja keras untuk mematikan para sprinterm, seperti Prajak Mahawong-Thai,Mai Cohong-Vie, Anuar Manan dan Haidar-Mas,juga gempuran attack dari pembalap Philipina.

Hal ini menghapuskan ambisi Malysia yang selama Seagames berlangsung sejak tahun 2003 selalu menjuarai nomor bergengsi Jalan Raya atau Road Race.

Hasil Sea Games sangat baik sebagai momentum bagaimana melakukan pembinaan balap sepeda Indonesia secara baik lagi untuk menatap lomba lomba Internasional.Hal ini adalah merupakan pekerjan rumah bagi seluruh insan balap sepeda Indonesia secara kesinambungan mulai dari Pusat hingga ke klub kecil di daerah, agar bibit pembalap terus bermuncullan di Tanah air.

Dan pembinaan dilakukan secara menyeluruh pada semua nomor,Mountain Bike, BMX, TRack dan Road, semua nomor berpotensi menghasilkan medali yang sama besar nilainya.

Dan semua pihak harus mendorong dan mendukung klub  balap sepeda agar pembalapnya menjadi profesional pada jenjang yang tertinggi, dan PB ISSI mendorong bermunculan klub kecil di daerah hingga pendirian klub skala profesional yang mewadahi pembalap terbaik Indonesia dan juga Asing secar Profesional.

Karena dengan adanya klub tersebut, frekuensi lomba pembalap akan semakin banyak dan terasah kemampuannya secara optimal, Dan bila negara membutuhkan untuk event yang lebih tinggi di Multi event, semua pembalap ini sudah siap untuk menjadi juara.

TOUR THAILAND 2007

Beberapa pembalap sepeda Indonesia akan melanjutkan untuk mengikuti lomba Balap Sepeda Tour Thailand tanggal 16-21 Desember 2007 selama 6 etape.Meskipun tidak di Nasional Team

Tonton Susanto, Peraih medali ITT dan Ryan Ariehaan peraih medali Emas Sea Games Road Race 2007 akan bergabung dengan 3 pembalap sepeda dari Denmark bergabung dalam Team Farso Denmark.

Sedangkan Endra Wijaya dan Agung Alishbana akan bergabung dengan 3 rekannya dari Indonesia dengan klub CCC(Custom Cycling Club).

Tonton dan Ryan diproyeksikan untuk berlomba pada ajang yang lebih tinggi lagi pada even Jelajah Malaysia 2008 pada tanggal 7-12 Januari 2008 dan Tour de Langkawi pada tanggal 9-19 Februari 2007 dan bberapa lomba di Asia Tour 2008 , dan kedua pembalap ini akan tercatat sebagai pembalap profesional pada klub Continental LETUA-Malaysia.

Hal ini sudah tercapai kesepakatan antara pengurus Letua  Malaysia dan PUSPITA Cycling Management, yang mengatur manajemen kedua pembalap tersebut.Dan mereka akn memperkuat team Letua bersama pembalap Malaysia yang terkenal dengan sprintnya, Anuar Manan dan Haidar juga akan disuntikkan kekuatan dengan 2 pembalap dari Australia.

Tonton dan Ryan hanya akan bergabung selama 6 bulan bersama  Letua, karena mereka dibutuhkan oleh team balap sepeda baru dari Indonesia, So Good IndonesiaCyling.com Team yang akan didaftarkan pada UCI sebagai  Continental Team team tahun 2008, yang di kelola oleh PUSPITA Cycling Management.

(Puspita Mustika-IndonesiaCycling.com)

 

 

  
  
 
  

 

  

 

  

 

 
 
 
 
 
 

 

Design by RosganiSoft
Copyright © 2006, Indonesia-Cycling.com
Best viewed with 1025 x 768 screen resolution