PSN IKUT TOUR de KOREA

   

Pamor klub balap sepeda Polygon Sweet Nice (PSN) Surabaya ditahun 2007 bakal mendapat ujian tampil di Tour de Korea. Padahal mereka tengah menanti persiapan turun di Tour de East Java 2007 bulan Juli mendatang, sudah mendapat invitasi dari Korean Cycling Federation (KCF).

Ujian itu tak lepas dari penampilan Hari Fitrianto dan kawan-kawan tampil di hadapan legenda balap sepeda dunia, Lance Armstrong. Pembalap asal Amerika Serikat itu dipastikan mengibarkan bendera start setiap race selama Tour de Korea 1-9 September nanti.

Direktur Teknis PSN Harijanto Tjondrokusumo menunjukkan undangan dari Federasi Balap Sepeda Korea yang ditandatangani presiden KCF, Rim In Bae. "Tentu kita tidak ingin melewatkan kesempatan tampil di hadapan legenda balap sepeda dunia, sekaligus mengukir prestasi di ajang yang cukup megah itu," kata Harijanto, Senin (21/5).

Tour de Korea tahun ini diperkirakan cukup megah karena memerebutkan hadiah total US$ 100.000. Bahkan setiap peserta dari divisi yang terdaftar di UCI mendapat subsidi US$ 5.000 sesuai dengan klausul yang tercatat dalam undangan. Dengan hadirnya legenda balap sepeda dunia, diperkirakan tim yang hadir cukup selektif.

PSN menegaskan Tour de Korea tahun ini bakal menurunkan pembalap terbaiknya. "Kalau melihat persaingan yang ada, saya ingin menurunkan pembalap terbaik dengan kondisi yang paling siap. Hampir pasti tiga pembalap asing dan tiga pembalap lokal akan kami kirim," lanjutnya. KCF menerapkan regulasi hanya tiga pembalap yang berhak diturunkan ditambah tiga pembalap cadangan dan tiga tim manajer.

Pilihan tiga pembalap asing hampir pasti jatuh ke tangan Yevgeniy Yakovlev, Vyacheslav Dyadichkin, dan Timofeev Artemiy. Sedangkan tiga pembalap lokal diberikan kepada Hari Fitrianto, Budi Santoso dan Resa Pahlevi Abdullah. Namun bila keenam pembalap inimengalami cedera atau terkendala hal lain, bukan tidak tertutup kemungkinan kesempatan diberikan kepada pembalap lain.

Pelaksanaan Tour de Korea ini dilaksanakan 3 hari setelah pelaksanaan Tour de Indonesia 17-28 Agustus. Dikhawatirkan kondisi pembalap tidak maksimal, karena recovery pasca mengikuti lomba tidak maksimal. "Saya kira dua hari sudah cukup untuk recovery.

Mudah-mudahan tidak ada kendala non teknis lain," paparnya. (***)  

 

 

 
 
 
 
 

 

Design by RosganiSoft
Copyright © 2006, Indonesia-Cycling.com
Best viewed with 1025 x 768 screen resolution