|
Jelajah Malaysia Terjadi Tabrakan Massal
Etape ketiga Jelajah Malaysia tidak berpihak pada klub balap
sepeda asal Surabaya, Polygon Sweet Nice (PSN). Etape
yang menempuh jarak dari Bandar Hilir-Batu Pahat sepanjang 163, 8 km, Rabu
(9/1) menyebabkan empat pembalap PSN mengalami musibah.
Budi Tupo Santoso dan Riza Pahlevi
mengalami kecelakaan menjelang garis finish. Budi Santoso terjatuh 2 km
menjelang finish, sementara Riza, M.Syaifullah, dan Herwin Jaya mengalami
kecelakaan 150 m menjelang finish. Padahal kecelakaan ini memungkinkan satu
dari tiga pembalap itu masuk 10 besar.
Direktur PSN Harijanto Tjondrokusumo
menyatakan bila hasil kemarin kurang menggembirakan. Terutama soal kelanjutan
etape empat hari ini. "Tiga pembalap kami mengalami luka-luka, dan cukup
riskan. Mudah-mudahan malam ini (kemarin malam) tidak terjadi apa-apa sehingga
bisa melanjutkan balapan," terangnya melalui pesang singkat (SMS).
Kecelakaan besar ini menimpa sekitar
20 pembalap menjelang finish. Sehingga menimbulkan kecelakaan massal dan
kerusakan sepeda. Selain pembalap PSN yang mengalami hal tersebut, empat
pembalap Custom Cycling Indonesia (CCC) mengalami hal serupa. Endra Wijaya
Deralleuir belakagn patah. Demikian juga dengan Syaifullah mengalami patah pada
body tengah sepedanya.
Mantan pembalap nasional itu
didorong salah satu pembalap Matrix Jepang untuk masuk finish. Malahan beberapa
pembalap berlarian menuju garis finish selepas benturan. Beberapa pembalap
mengatakan, yang penting masuk finis. Dalam balapan kemarin masih dimenangi
Raja Pecut (King of Sprint) dari Malaysia, Anwar Manan dari team L2A (Letua) Malaysia
Meski demikian, Herwin sempat
melompat ke posisi ke-19. Sementara pembalap CCC, Heksa Prasetya masuk
peringkat ke-9. "Meski diwarnai kecelakaan besar, hasilnya tidak jauh
berbeda. Semua pembalap masuk finish di rombongan besar dan memiliki catatan
waktu yagn sama," terangnya.
Dengan demikian, tidak banyak
terjadi perubahan dalam komposisi klasemen sementara baik perorangan maupun
tim. Untuk GC Team hingga etape 3, di tempati Team Steg Computer CKT- Swiss,
disusul Tabriz Petrochemical dan Letua Malaysia.
PSN masih berada di peringkat 12
disusul CCC Indonesia ditempat ke 14. Sedangkan pada GC Individu Hari Fitrianto
masuk di posisi ke-16. Sementara pembalap asal BMS-Selangor Moh Taufik-BMS di
urutan 9, Ryan Ariehaan ke 11, dan Tonton Susanto ke 12. (***)
|