|
Jelajah Malaysia Belum Banyak Berubah
Hasil pada etape kedua Jelajah Malaysia belum banyak berubah. Pada etape kedua ini seluruh peserta hampir finish dengan
catatan waktu yang sama dalam rombongan besar. Demikian juga dengan salah satu
klub asal Indonesia,
Polygon Sweet Nice tidak banyak mengalami perubahan.
Dari hasil etape yang berlangsung, Selasa (8/1) menempuh
jarak 139,5 km dari Seremban menuju Melaka, seluruh pembalap memiliki catatan
yang sama. Sprinter asal L2A Malaysia Anuar Manan menjadi yang tercepat dengan
catatan waktu, 3 jam 07 menit 55 detik bersama 96 pembalap.
Direktur PSN Harijanto Tjondrokusumo menyatakan hasil pada
etape kemarin sudah sesuai prediksi. Dimana seluruh pembalap masuk dalam
rombongan besar dengan catatan waktu yang sama. "Berdasar prediksi kemarin
malam (dua hari lalu), kita masuk dalam rombongan besar. Dan ini sudah sesuai
dengan prediksi kami," terangnya kemarin malam melalui pesan singkat.
Dari hasil ini PSN masih menduduki peringkat 12 dan tidak
banyak mengubah komposisi klasemen. Demikian juga dengan para pembalapnya,
tidak banyak mengalami perubahan klasemen sementara. Pembalap asal PSN Hari
Fitrianto finis di posisi ke-78. Sementara rekannya, Herwin Jaya masuk di
peringkat ke 37 disusul Riza Pahlevi yang berada di posisi k-50.
Red Jersey atau pemenang lomba (bukan Yellow Jersey) masih
dipegang pembalap asa Marcopolo Li Fuyu. Dia memiliki total waktu
7.20'04". Sementara untuk klasemen sprint (Blue Jersey) dikenakan pemenang
etape kedua, Anuar Manan berhak mengenakannya dengan total poin 14. Sementara
untuk pembalap terbaik Malaysia (White Jersey) dikenakan Rusli Amir Mustafa, dan Polkadot (Raja Tanjakan)
dikenakan Hossein Askari dari tim Tabriz Petrochemical.
Untuk etape ketiga hari ini, Harijanto tidak mengubah
strategi. Dia menegaskan akan menerapkan strategi yang sama seperti etape
kedua. masalahnya etape yang ditempuh tidak jauh berbeda dengan rute yang
nyaris sama. Menempuh sejauh 163,8 km
dari Bandar Hilir-Batu Pahat.
"Kalau kita melihta stage profile, pasti tidak jauh
berbeda hasilnya. Kalaupun terjadi perubahan, mungkin hanya pemenang etape
saja. Kalau untuk perubahan klasemen, kecil kemungkinannya," akunya.
Pengusaha makanan itu mengingatkan agar anak didiknya tidak terburu-buru
menyerang. Masalahnya dia berharap pasukannya bisa menghemat tenaga hingga etap
terakhir nanti. (***)
|