|
Jelajah Malaysia Kacong Masuk 14 Besar
Etape pertama Jelajah Malaysia, Senin (7/1) belum dilalui dengan manis Polygon Sweet Nice (PSN) Surabaya. Mereka baru masuk di peringkat 12 klasemen umum tim dan menempatkan satu pembalapnya di peringkat 14, atas nama Hari Fitrianto.
Pembalap yang akrab disapa Kacong itu tertinggal 1 menit 13 detik dari pemenang lomba, Li Fu Yu dari Marcopolo yang memiliki total waktu 4.12'19". Kacong berada di rombongan kedua bersama pembalap Indonesia yang bergabung L2A, Tonton Susanto, Ryan Ariehan, dan pembalap Farso Denmark, M.Taufik.
Pada etape pertama ini menempuh jarak 187 km dari Putra Jaya menuju Portdickson dengan cuaca yang tidak terlalu panas. Direktur PSN Harijanto Tjondrokusuo mengatakan bila hasil ini memang belum terlalu menggembirakan. Dia menilai pertempuran masih panjang dan etape pertama ini belum bisa dijadikan patokan menentukan hasil akhir.
"Pertempuran masih panjang dan hari ini memang belum terlalu bagus untuk anak-anak. Tapi kami masih berharap bisa memerpendek jarak," terangnya kemarin petang melalui pesan pendek (SMS). Saat ini tim PSN masih menduduki peringkat 12 dengan total waktu 17.10'. Catatan ini masih tertinggal dengan pimpinan klasemen tim, STG dari Swiss yang memiliki total 14.40'30".
Diposisi kedua klasemen tim diduduki Tabriz Petrochemical (TPC) dari Iran dan tim tuan rumah L2A. Untuk mengejar kedua tim ini diakui cukup berat bila harus ditempuh dalam dua etape. Terlebih dengan rute yang ditempuh rata-rata menmpuh medan flat dan pendek cukup berat mengejar para sprinter-sprinter. Terlebih pada balapan ini tidak banyak tanjakan yang dilalui.
Bagi Kacong dengan selisih 1'13" dengan pemegang Yellow Jersey cukup terbuka peluang memerpendek jarak. "Peluang masih ada. Terlebih di klasemen 10 besar General Classification masih memungkinkan terjadi pergolakan. Dinisilah saya harapkan ada satu pembalap yang bisa mencuri kesempatan," lanjutnya. Sementara pembalap PSN lainnya, Budi Santoso dan Herwin Jaya masuk di rombongan ketiga dengna selisih waktu, 3'17" dengan pemenang lomba.
Pada etape kedua hari ini menempuh jarak pendek, 139 dengan medan yang masih mendatar. Strategi yang diterapkan hari ini adalah bertahan di posisi masing-masing, sambil melihat peluang. "Saya himbau anak-anak agar jangan menyerang dahulu. Ini berbahaya, kalau masih pagi sudah melakukan serangan," akunya. (***)

|