|
STAGE 3
KUALA TERENGGANU
- KOTA BAHRU (161,4 km)
RAJA
PECUT MALAYSIA, ANWAR MANAN KEMBALI BERJAYA
Kota
Bahru, 8 Januari 2007
Oleh : Puspita Mustika (Indonesia-Cycling.com)
Pembalap pembalap sepeda
Malaysia
kembali merajai etape 3 Kuala
Terengganu – Kota Bharu dengan menempatkan 2 pembalapnya di urutan atas.
Lagi-lagi Anuar Manan, "Sprinter" Letua Malaysia
melakukan aksi “pecut” atau sprint di garis akhir di jalan Mahmood, depan
stadion Sultan Muhammad IV, melibas sprinter dari team lainnya, dari eropa dan
juga pembalap professional dari negara lain, yang disambut dengan musik
tradisional Kelantan, semacam musik Reog di Indonesia.
Anuar hanya cukup menyodok kedepan pada 25
meter terakhir ke garis finish, setelah Sergey Kudentsov, pembalap asal Rusia
yang memperkuat Discovery Channel Marcopolo dan Mohd. Saiful Anuar Aziz dari
Majlis Sukan Negara Malaysia, mulai mengambil posisi depan setelah terjadi
kecelakaan masal dalam 2 km terakhir menjelang finish, karena jalanan licin.
Dan akhirnya Sergey hanya menempati urutan 3
dan Aziz ditempat ke 2, yang disambut sorak sorai penonton
Malaysia
yang melihat pembalapnya menang. Pembalap Malaysia yang lebih hafal rute meloloskan
5 pembalapnya dalam 10 besar pada etape 3 ini, karena lolos dalam kecelakaan
masal tersebut.
Kecepatan pembalap pada etape 3 ini cukup
tinggi, Anuar Manan membukukan waktu 3 jam 44 menit 53 detik dengan jarak
161,4 km dan kecepatan rata-rata 43,06 km/jam dengan cuaca hujan angin yang
menerpa hampir 80 % jalanan ke
Kota Bharu, tidak ada jalanan yang tergenang air seperti etape 2 kemarin.
“Saya berhasil memenangkan lomba pada
etape ini, karena bantuan rekan setimnya di Letua dan juga etape ini rutenya
datar dan pendek, saya sudah menargetkan untuk menang selain mengambil point
di IS sebagiai tambahan point “Raja Pecut” untuk memperkokoh Green
Jersey”, kata Anuar Manan setelah lomba, sembari menunjuk kaos hijaunya.
Jalannya lomba berlangsung seru dan
keras sejak km awal, saling melakukan break away untuk menjauhkan diri
dari peleton tetapi peleton melakukan kecepatan tinggi untuk menangkap kembali
pembalap. Hal ini dilakukan oleh para pembalap yang tidak masuk klasemen 10
besar. Sedangkan Ijima dan rekannya setim, Japan National Team hanya
mengontrol dan mengawasi pembalap lain yang dekat dengan Ijima, Lam Kai Tsun
dari Hong kong Cycling Pro, Mehdi dari Tabriz Petrochemical-Iran dan juga Just
Thomas dan Anuar Manan tidak meninggalkan
peleton.
Strategi ini berhasil hingga garis penamat,
Ijima tetap dalam group besar dan
mempertahankan Red Jersey nya hingga etape 3 ini. Hujan juga mewarnai lomba
etape 3 kali ini sejak km 10, tetapi udara cerah pada waktu Start di Kuala
Terengganu diakhiri hujan merata hingga di Kota Bharu.
Tikungan dan kelokan pada 3 km terakhir
membuat buyar peleton besar, karena jalanan yang terguyur hujan menjadikan
jalanan licin. “Finishing di jalan Mahmood akan lebih seru lagi kalau tidak
hujan, apalagi antusias penonton di kota Bharu ini sangat banyak”, tegas
Jamaludin Mahmood sebagai Race Controller Jelajah Malaysia 2007 yang juga
Commisaire dan Koordinator Asia Tour UCI, yang sempat mengalami kecelakaan
karena mobilnya terbalik di Kuala lumpur
2 hari setelah kembali dari Asian Games Doha-Qatar pada tanggal 17 Desember
lalu.
“
Ada
12 baut dan 3 pin dalam kaki saya saat
ini”, kata Jamal sembari menunjukkan foto rongent kakinya. Tetapi Jamal
tetap semangat dan mengatur jalannya lomba Jelajah Malaysia 2007 dari atas
kursi roda dan kadang pakai tongkatnya.
Pembalap Indonesia masih terpuruk, hanya
Radius Ginting, pembalap Benteng Muda Selangor yang berhasil masuk
dalam 10 besar General
Classification belum menunjukan tajinya hingga etape 3 ini. Hari Fitrianto,
Ginting , juga Parno yang sempat mengambil IS 1 pada posisi 2 di Setiu pada km
37,7.
Intermediate Sprint ada 3, IS 1 di km 37,7 di Setiu dimenangkan oleh Peng
Kuei Hsiang-Giant Racing Team,
Parno-
Indonesia
, Mohd Saleh Zamri- Terengganu dan Anuar
Manan – Letua
Malaysia
.
IS 2 di km 101,7 di Jertih dimenangkan oleh
Timofeev Artemy-Polygon Sweet Nice-Indonesia, Mohd. Harrif Saleh-MSN Malaysia
dan Satoshi Hirose- Jepang
IS 3 di km 119,8 di Pasir Puteh dimenangkan oleh anuar
Manan-Letua
Malaysia
, Mohd. Jasmin Ruslan-MSN,Timofeev
Artemiy Polygon Sweet Nice-Indonesia dan Pol Nabben-Discovery Channel
Marcopolo
,
China
.
Pada Intermediate Sprint pembalap yang
memenangkan sprint pada posisi 1 mendapat poin 5 dan ke dua 3 poin, posisi
ketiga 2 poin dan ke-empat 1 poin yang terus diakumulasikan
setiap hari, dan yang mendapatkan poin tertinngi berhak mengenakan
Green Jersey sebagi tanda “King of Sprint”atau orang Malaysia bilang
”Raja Pecut”.[]
|