Warsito pembalap yogyakarta yg mewakili Indonesia di 2st Asian BMX Championship Thailand diluar dugaan mampu merebut medali perunggu. Sementara medali emas direbut juara bertahan pembalap Steven Wong dari Hongkong dan medali perak direbut Susumu Miura dari Jepang yg juga merebut perak di 1st Asian BMX Championship di China thn lalu.
Even ini berlangsung pada tgl 24 Mei & hasil ini sangat memuaskan, sebab target kita adalah masuk 5 besar. Yang mana lawan ¡V lawan dari Jepang, China, dan Hongkong adalah pembalap ¡V pembalap Profesional yang dipersiapkan Olympic Games yang mempunyai jam terbang kompetisi dunia bmx cukup tinggi. Juga persipan dalam segi tehnis, pembalap Indonesia sangat minim yaitu pengenalan trek ( circuit ) BMX standart UCI ( Badan Balap Sepeda Dunia )/ Internasional.
Di Indonesia sendiri sangat jarang, bisa dikatakan belum ada sirkuit yang betul ¡V betul mempunyai standart Internasional. Dimana terdapat jumping ¡V jumping yang cukup tinggi2 & panjang. Untuk start gate saja tingginya mencapai 5m lebih & rata ¡V rata di even ¡V even world cup mencapai 7,5m. Dan tinggi jumping2 nya mencapai rata2 1,5 ¡V 2m. Dan harapan nya adalah PB ISSI bisa segera merealisasikan sirkuit ¡V sirkuit BMX berskala Internasional di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan Cabang BMX dipertandingkan di SEA GAMES & ASIAN GAMES. Dan Indonesia sendiri sudah mempersiapkan sejak dini, dimana potensi ¡V potensi pembalap BMX cukup banyak.
Sementara 3 pembalap Indonesia lainnya yaitu Doan Chandra Saputra, Nugroho Kisnanto ( Yogyakarta ) & Bambang Siadi ( Juara Pra PON dr Jatim ) hanya Doan & Nugroho yang mampu menembus sampai di semi final, Bambang sendiri hanya mampu pada babak penyisihan.
Doan adalah muda dr Yogya yang sebenarnya bias masuk pada babak Final. 2M mencapai finish, Doan bersenggolan ( adu Body ) dengan pembalap Jepang, & kedua pembalap terjatuh. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh pembalap tuan rumah Thailand Ketkaewmanee Sitthichai ( yg juga pembalap Down Hill ) untuk masuk pada babak final. Dan Sitthichai satu2nya pembalap tuan rumah yang menembus babak Final.
Sementara itu Nugroho Kisnanto juga pembalap belia dari Yogya juga hanya mampu pada babak semi final dimana kendala gear yang terlalu ringan. Ini juga disebabkan karena Nugroho menggunakan sepeda model gear lama yang agak sulit diganti. Warsito Menuju World Cup ( Evaluasi ) Dengan keberhasilan Nurwarsito mencapai posisi 3 dikejuaraan Asia BMX di Thailand, menjadi peluang untuk Nurwarsito untuk mendapatkan Wild Card Olympiade di Beijing China 2008. Namun perjalanan menuju ke Olympiade tidak lah semudah Asian Championship, sebab beberapa tahap harus dilalui Nurwarsito yaitu menembus poin di beberapa Seri Wolrd Cup dan World Championship. Nomer BMX sendiri adalah yang pertama diselenggaran di Multi Even seperti Olympiade.
Wild Card untuk pembalap Asia di Olympiade di nomer BMX peluang nya cukup besar & kesempatan ini akan kami (pelatih yogya) usahakan semaksimal mungkin. Nurwarsito akan kami persiapkan untuk mengikuti ¡§Seri World Cup Beijing pada bulan Agustus¡¨ & beberapa seri World Cup di Asia - Oceania. Harapan nya adalah dukungan dari semua fihak ( Koni Pusat, PB ISSI dan Pemerintah Daerah Yogya = Koni Yogya, Pengprof ISSI Yogyakarta serta Pencab ISSI Sleman ) dapat membantu & mendukung program ini. Dan untuk seri ¡V seri World Cup selanjutnya akan kami pilih yang mempunyai peluang mendapatkan poin tinggi.
Secara jujur, BMX sendiri belum mendapatkan banyak perhatian yang khusus, yang mungkin ini disebabkan oleh cabang BMX adalah nomer yang baru dipertandingkan di Multi Even. Nurwarsito dapat membuktikan bahwa BMX Indonesia juga bisa diperhitungkan di tingkat Asia. Dan dengan poin ¡V poin dari seri World Cup tersebut akan memuluskan langkah Nurwarsito untuk menuju Wild Card Olympiade terbuka lebar. SEMOGA
Program Pembinaan
Dengan hasil ini membuktikan bahwa pembinaan atlit balap sepeda Yogya masih berjalan dengan baik & kami berharap sarana & prasarana ke depan dapat terealisasi. Kami sangat membutuhkan sirkuit bmx permanen & kalau bisa yang mempunyai standart UCI / Internasional. Untuk saat ini memang baru ada sirkuit yg cukup memenuhi standart tapi belum maksimal yaitu di Cimahi Bandung & Karawang Jabar.
Juga harapan kami dengan suksesnya Warsito di ASIA, pemerintah Yogya dapat memberikan penghargaan atas prestasinya.
Hasi Lengkap :
Elite Man :
1.Steven Wong - Hongkong
2.Susumu Miura - Japan
3.Nurwarsito - Indonesia
4.Jianliang Gong - China
5.Alex Hunter - Hongkong
Elite Women :
1.Liyun Ma - China
2.Ayaka Miwa - Japan
3.Suchanaree Kumhangjan - Thailand
4.Kimi Sakaguchi - Japan
5.Thaksaporm Khaosuwan - Thailand
Junior Man :
1.Baoyu Wang - China
2.Wissawachit Maneepan - Thailand
3.Narong Klinsurai - Thailand
4.Masahiro Sampei - Japan
5.Ahmad Shukri Karim - Malaysia
