|
Oleh
: PUSPITA MUSTIKA
National
Cycling Head Coach
Pembalap
Sepeda Indonesia yang tengah di godok dan digembleng di WCC SWISS
merayakan hari raya Idul Fitrie pada hari Senin setelah Sholat
IED berjamaah bersama Duta besar Indonesia untuk Swiss, Bapak dan Ibu
RUSTAM dan juga masyarakat
Indonesia di Swiss di Wisma Duta KBRI
di BERN-SWISS.Karena anggota team Indonesia tidak ada yang mudik
ke Indonesia. Libur 1 hari dimanfaatkan oleh pembalap dan pelatih
Indonesia saling bersilahturahmi dan ramah tamah dengan makanan
Indonesia yang tidak ditemukan selama 2 bulan ini,dari rempeyek teri
hingga semur daging dan rending juga cendol Bandung.Hal ini membuat kita
merasa dekat dengan tanah air dan keceriaan bersama seluruh Team Balap
sepeda dan juga kawan dan kerabat di Swiss, juga Bapak dan Ibu Duta
Besar merasakan kegembiraan bersama Pembalap nasional Indonesia yang
tengah Latihan di Swiss.
Latihan
kembali dijalankan keesokan harinya, karena libur hanya diberikan
satu hari saja, karena pada tanggal 26 Oktober kembali dilakukan
Tes Resmi ke 2 ,dan pembalap sepeda Indonesia kembali membuat gebrakan
dengan dengan memecahkan beberapa rekor pribadi dan nasional
juga mendekati rekor Asia.
Uji
coba yang dilakukan pada 2 nomor yaitu,untuk putra 1000m Flying Start
dan 4000m IP Standing Start dan nomor putri
untuk Uyun Muzizah, 500m Flying Start dan 3000m IP Standing
Start, dilakukan kemarin ,hari Kamis 26 Oktober 2006 dalam kondisi cuaca
cukup dingin 14 derajat Celcius.
Tonton
Susanto,pembalap Jawa Barat ini membuat
gebrakan pada nomor 4000m
IP mencatat waktu 4 menit
45,49 detik dan memecahkan rekor nasional atas nama ,Suwandra, dan juga
rekor SEA Games 4 menit 50 detik. Catatan waktu Tonton ini juga
memperbaiki waktunya sendiri pada tes
minggu lalu tanggal 17 Oktober 2006,dengan waktu 4 menit 55,38 detik di
Velodrome UCI-Swiss.Selain itu pada 1000m Flying Start ,pembalap
spesialis Time Trial dan
Raja Tanjakan ini juga mencatat waktu 1 menit 03,58 detik.
Samai,sprinter
tangguh asal Surabaya ini juga mencatat waktu yang sangat mencengangkan
dan juga memperbaiki waktunya sendiri,untuk nomor 1000m Flying Start, 1
menit 01,98 detik memperbaiki waktunya sendiri minggu lalu, 1 menit
03,00 detik catatan waktu ini merupakan rekor nasional untuk
nomor 1000m ITT FS.
Uyun
Muzizah,satu satunya pembalap putri yang ditargetkan untuk meraih medali
emas pada Asian Games XV,Doha –Qatar ini juga memecahkan rekornya
pribadi, 3 menit 50,31 detik dari sebelum pada tes 1 minggu lalu 3 menit
56,22 detik.Hasil catatan waktu sudah melebihi catatan waktu pembalap
China di kejuaraan Asia bulan September lalu di Kualalumpur,Malaysia.
Juga mencatat waktu 3 menit 50,80 detik.
Untuk
Flying 500m ,Uyun juga memperbaiki waktu sendiri minggu lalu dari 31,90
detik menjadi 31,67 detik.
Dengan
hasil 2 kali tes resmi di Swiss, Team
Balap Sepeda semakin optimis dengan target Medali emas di Qatar-Doha
nanti,tinggal 4 minggu lagi program latihan di Swiss ini akan
berakhir,tetapi justru pada 4 minggu terakhir Intensitas Latihan akan
semakin meningkat mengarah
Peaking pada hari H di Asian Games,Doha-Qatar.
Penekanan
latihan kecepatan dan tehnik tehnik start dan juga finishing semakin
dipertajam, selain peningkatan mental bertanding.
Suasana
di World Cycling Center sekarang sudah seperti,Little Asian Games,
karena saat ini di WCC UCI, juga ada
3 pembalap putri China,4 pembalap Thailand, 2 pembalap Qatar dan 1
pembalap dari Emirat Arab selain ada beberapa pembalap dari Negara lain
seperti, Trinidad, Cuba, Jamaica, Azerbaizan, Italia dan Swiss.Yang
berlatih bersama dan juga tinggal dalam 1 asrama, namanya “MON SEJOUR”
yang berjarak 4 km dari Center UCI.[]
|